Image of CAHAYA CINTA PESANTREN

Text

CAHAYA CINTA PESANTREN



Novel ini bercerita tentang seorang perempuan bernama Marshila Silalahi yang berasal dari Medan. Seorang perempuan cerdas yang dipaksa ibunya untuk masuk ke Pondok Pesantren Al-Amanah yang harus ia turuti karena orang tuanya tidak sanggup untuk menyekolahkan Shila ke SMA Swasta.

Shila seperti kebanyakan santri pada umumnya yang tidak suka di Pesantren. Hal tersebut pun mengantarkannya kepada teman-teman barunya di Pesantren tersebut, mereka adalah Aisyah, Icut, dan Manda. Mereka ber-empat harus bisa beradaptasi di dunia Pesantren yang penuh dengan aturan dan kedisplinan yang tinggi.

Namun, di sisi lain di Pesantren Al-Amanah, ada sesosok Santriwan yang menyukainya, namanya Adalah Abu Bakar yang sangat sering mengirimkan Shila surat yang tidak pernah ia baca, karena Shila hanya ingin bersahabatan dengannya. Hatinya hanya terpaut pada satu ustadz di Pondoknya, dia adalah Ustadz Rifqie.

Tak lama beberapa waktu kemudian membuat Shila dan para sahabatnya telah beradaptasi di Pondok Pesantren ini. Hal ini membuat Shila pun mendapatkan amanah dari Pondoknya ke Jepang untuk persiapan belajar ke luar negeri, ini merupakan hal yang sangat luar biasa baginya, namun karena hal ini juga dirinya sempat berkelahi dengan sahabatnya, Icut karena dirinya menjabat sebagai Ketua bagian Redaksi Komunikasi dan Informasi di Organisasi Pondok tersebut.

Singkat cerita, saat beberapa tahun setelah lulus dari Pondik Pesantren Al-Amanah dan lulus dari Universitas Negeri di Jepang, Shila ternyata dilamar oleh Ustadz yang ia sukai pada saat menjadi Santri dulu, yaitu Ustadz Rifqie. Mereka pun memutuskan untuk menikah.

Namun, sebuah mimpi buruk pun terjadi kepada Shila. Ia mengalami penyakit kanker otak yang baru ia ketahui, padahal gejalanya sudah terlihat waktu ia masih menjadi Santri, Shila sering pingsan karena sakit kepala yang hebat. Dokter pun menyuruh Shila untuk operasi.

Namun, sebelum operasi ia memberikan pesan kepada sahabatnya, Manda. Ia ingin Manda menikahi Ustadz Rifqie jika ia tidak diizinkan Tuhan untuk hidup lagi. Pada saat itu Manda baru saja mendapatkan musibah orang tuanya meninggal karena kecelakaan mobil. Shila rasa Manda lah orang yang tepat bersama Ustadz Rifqie dan akan menjaga anaknya nanti kelak.


Ketersediaan

14630813 IRA cMy LibraryTersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
813 IRA c
Penerbit TINTA MEDIAN : SOLO.,
Deskripsi Fisik
xx, 290p. : ilus. ; 20cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
9786022579281
Klasifikasi
813
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
CETAKAN KETIGA
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya